7 Contoh Teks Berita Singkat Terbaru 2017 (Bencana alam, news item, banjir, pendidikan)

Posted on

Minna kali ini admin akan memberika contoh teks berita singkat terbaru tentang bencana alam, news item, banjir, pendidikan, dan berita hari ini. Teks berita lengkat 2017 ini di pelajari pada mata pelajaran bahasa indonesia kurikulum 2013. Langsung saja kita bahas mengenai contoh teks berita tebaru 2017.

Contoh Teks Berita Singkat Terbaru 2017

Contoh Teks Berita Singkat Terbaru 2017


Contoh Teks Berita Bencana Alam 

Puting Beliung Mengamuk, 2 Desa Porak Poranda
uting beliung yang kencang membuat dua desa di Kecamatan Muara Telang, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan seketika porak-poranda. Kejadian itu berlangsung begitu cepat pada Rabu (8/2/2017) malam, sekitar pukul 23.00 WIB. 
Tak ayal, puluhan rumah di Desa Talang Jaya dan Desa Mekar Mukti rusak parah dan belasan warga mengalami luka berat hingga ringan.
Kepala Desa Telang Jaya, Juwahir, mengatakan kejadian berlangsung di saat para warga RT 7 dan RT 8 sedang terlelap. Awalnya turun hujan lebat, lalu angin kencang langsung menerjang sebanyak 48 rumah warga hingga terjadi kerusakan parah.
“Warga langsung berteriak dan keluar rumah, tapi banyak juga yang terjebak didalam rumah dan terkena reruntuhan pondasi rumah,” ujarnya kepada Liputan6.com, Kamis (9/2/2017).
Sedangkan di Desa Mekar Mukti, Kecamatan Muara Telang ada sebanyak 12 Kepala Keluarga (KK) yang terkena puting beliung ini.
Para warga yang selamat dari reruntuhan rumah saat ini sibuk membenahi rumahnya dan mengambil sisa barang yang masih bisa digunakan. Ada sekitar lima unit rumah yang rusak parah akibat terjangan puting beliung tersebut.
Plt Bupati Banyuasin, SA. Supriono, mengatakan pihaknya sudah meninjau lokasi bencana dan memberikan bantuan ringan berupa obat-obatan dan makanan.
“Kita sedang melakukan pendataan melalui Badan Kesbangpol Banyuasin. Bantuan akan tetap disalurkan,” ujarnya.
Puting beliung yang menerjang kurang dari satu jam tersebut membuat tiga orang warga Desa Telang Jaya luka berat dan delapan orang warga luka ringan. Para korban langsung dibawa ke Puskesmas Desa Telang Jaya. 
Contoh Teks Berita News Item

Nepal rescuers find 3 bodiesnear crashed US Marine
Nepalese rescuers on Friday found three bodies near the wreckage of a U.S. Marine helicopter that disappeared earlier this week while on a relief mission in the earthquake-hit Himalayan nation, officials said.
Nepal’s Defense Secretary Iswori Poudyal gave no details about the nationalities of the victims. The helicopter was carrying six Marines and two Nepalese army soldiers.
The wreckage was found near Gothali village in the district of Dolakha.
The U.S. Embassy in Nepal had no immediate comment Friday.
The discovery of the wreckage, first spotted by a Nepalese army helicopter Friday, followed days of intense search involving U.S. and Nepalese aircraft and even U.S. satellites.
The U.S. relief mission was deployed soon after a magnitude-7.8 quake hit April 25, killing more than 8,200 people. It was followed by another magnitude-7.3 quake on Tuesday that killed 117 people and injured 2,800.
The second quake was centered between Kathmandu and Mount Everest, and hit hardest in deeply rural parts of the Himalayan foothills, hammering many villages reached only by hiking trails and causing road-blocking landslides.
Arti:
Regu penyelamat Nepal menemukan 3 mayat di dekat jatuhnya Marinir AS
Nepal penyelamat pada hari Jumat menemukan tiga mayat di dekat reruntuhan helikopter Marinir AS yang hilang awal pekan ini saat misi bantuan di negara Himalaya yang dilanda gempa, kata para pejabat.
Menteri Pertahanan Nepal Iswori Poudyal tidak memberikan rincian tentang kebangsaan dari para korban. Helikopter itu membawa enam Marinir dan dua tentara tentara Nepal.
Reruntuhan pesawat ditemukan di dekat desa Gothali di distrik Dolakha.
Kedutaan Besar AS di Nepal tidak memiliki komentar segera Jumat.
Penemuan reruntuhan, pertama kali ditemukan oleh helikopter tentara Nepal Jumat, diikuti hari pencarian intens melibatkan AS dan pesawat Nepal dan bahkan satelit AS.
AS misi bantuan dikerahkan setelah berkekuatan 7,8-gempa melanda 25 April menewaskan lebih dari 8.200 orang. Hal ini diikuti oleh yang lain berkekuatan 7,3 gempa pada Selasa yang menewaskan 117 orang dan melukai 2.800.
Gempa kedua berpusat antara Kathmandu dan Gunung Everest, dan paling terpukul di bagian sangat pedesaan kaki bukit Himalaya, memalu banyak desa dicapai hanya dengan hiking trails dan menyebabkan tanah longsor jalan-blocking.
Contoh Teks Berita Banjir

puluhan Hektare Tambak dan Sawah di Lamongan Terendam Banjir
Puluhan hektar lahan tambak dan tanaman padi di dua Kecamatan di Lamongan Jawa Timur terendam banjir akibat jebolnya tanggul sungai Pelalangan. Tambak dan lahan padi yang terendam ini membuat petani merugi. (What, Where)
Tanggul sungai Pelalangan di Desa Plosowahyu Kecamatan Lamongan Jawa Timur, Senin malam (15/12/15) jebol setelah diterjang banjir akibat hujan deras yang mengguyur wilayah Lamongan Selatan. Tanggul sungai jebol sepanjang 10 meter sehingga membuat air menggenangi puluhan hektar lahan tambak dan tanaman padi di Kecamatan Lamongan dan Kecamatan Turi. (When, Why)
Menurut salah seorang petani, tanggul mulai jebol sekitar jam 09.00 malam akibat luapan sungai Pelalangan yang terus meluber. Jebolnya tanggul ini merupakan yang kedua kalinya terjadi. Bahkan, tahun lalu rumah warga juga sempat terendam banjir. (How)
Para petani di Desa Plosowahyu merasa resah karena sejumlah titik tanggul di desanya juga mulai retak-retak-retak dan rawan jebol. Mereka hanya berharap pemerintah Kabupaten Lamongan segera memperbaiki tanggul agar petani tidak terus merugi. (Who)
Akibat banjir yang merendam lahan tambak dan tanaman padi ini, petani mengalami kerugian hingga jutaan rupiah. (Who)
Contoh Teks Berita tentang Pendidikan
1: 62 Juta Anak Perempuan Tak Sekolah
Pendidikan merupakan dasar dari kehidupan yang lebih baik. Tapi faktanya, tidak semua orang dapat memperoleh pendidikan, dan sekitar 62 juta anak perempuan di dunia tak bersekolah.
Demi mewujudkan anak-anak perempuan bisa bersekolah, sebuah kampanye internasional digagas Michelle Obama.
“Ketika ada 62 juta anak perempuan di dunia tidak bersekolah, merupakan hal yang tragis karena membuang potensi manusia. Ini juga merupakan tantangan serius ke depannya mulai dari kesehatan masyarakat, hambatan perekonomian nasional dan kesejahteraan global, hingga ancaman keamanan global di seluruh dunia,” tulis Michelle Obama dalam artikel di The Wall Street Journal dikutip Selasa (6/10/2015).
Dalam tulisannya, Michelle mengungkapkan bahwa melalui pendidikan dapat membuat anak perempuan tak menikah dini. Hal ini membuat tingkat kematian ibu lebih rendah. Lalu, anak perempuan yang mampu mengenyam pendidikan mampu meningkatkan ekonomi negara tersebut.
“Pendidikan juga dapat menjadi alat ampuh bagi perempuan untuk melawan ekstremisme dan kekerasan,” tulis Michelle.

Contoh 2: 1.302 Anak di Sampang Putus Sekolah
Berdasarkan data Dinas Pendidikan Sampang, sampai 2015 tercatat 1.302 anak di Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur putus sekolah.
“Jumlah angka putus sekolah ini dari berbagai tingkatan pendidikan, mulai dari tingkat SD hingga SMA dan yang sederajat,” kata Kabid Kurikulum Dinas Pendidikan Sampang Arief Budiansor di Sampang, Kamis (10/12/2015) seperti dilansir Antara.
Menurut dia, mayoritas anak putus sekolah berasal dari tingkat sekolah dasar/madrasah ibtidaiyah. Tercatat sebanyak 657 siswa putus sekolah pada tingkat itu.
Sedangkan di tingkat SMP/MTs terdapat 500 siswa yang tidak bisa melanjutkan sekolah. Sisanya, ada di tingkat SMA/SMK dan MA sebanyak 145 siswa.
Dia menjelaskan, sebagian besar anak putus sekolah bukan karena biaya pendidikan yang mahal.
Ada faktor lain yang lebih menonjol di kabupaten ini, seperti menikah di usia dini.
Ada pula yang memilih untuk merantau. Mereka mengikuti orangtuanya di luar Madura, seperti Kalimantan, Jakarta atau ke Surabaya. Bahkan ada yang ikut orangtuanya bekerja di luar negeri sebagai TKI.
Umumnya siswa yang putus sekolah itu berasal dari wilayah pedesaan dan lembaga pendidikan yang ada di bawah naungan yayasan atau pesantren.
“Kalau di wilayah kota, hampir tidak ada anak putus sekolah. Kalaupun ada, karena faktor ekonomi. Tapi itu dulu. Sekarang kan sudah ada dana BOS,” ujar Budiansor.
Untuk menekan banyaknya pelajar yang putus sekolah, Disdik Sampang berupaya mendirikan sekolah unit baru di masing-masing kecamatan. Pemkab juga mengaktifkan program pendidikan kejar paket.
Selain itu, Disdik terus memberikan pemahaman kepada orangtua siswa akan pentingnya menuntaskan pendidikan. Ini merupakan bekal hidup setelah bermasyarakat.
Berdasarkan data BPS pada 2013, rata-rata nasional angka putus sekolah usia 7-12 tahun mencapai 0,67 persen atau 182.773 anak; usia 13-15 tahun sebanyak 2,21 persen atau 209.976 anak; dan usia 16-18 tahun mencapai 3,14 persen atau 223.676 anak.
Provinsi Jawa Timur tercatat sebagai provinsi dengan anak putus sekolah terbanyak, yakni mencapai 35.546 anak. Sedangkan kabupaten/kota terbanyak anak putus sekolah ialah di Kabupaten Sampang.
Gambar Gravatar
Blogger yang ingin berbagi kepada semua orang ~~ IG : refsananda ~~ (STKIP Pasundan Cimahi "15)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *