20 Contoh Puisi Lama Terbaru 2017 : Mantra, Pantun, Gurindam, Syair, Seloka dan Talibun

Posted on

Kali ini kita akan membahas sebuah materi pelajaran bahasa indonesia yaitu tentang contoh puisi lama pendek/singkat, dimana akan kita bahas mengenai pengertian dan 20 contoh puisi baru.

adapun  ciri ciri puisi lama dan 20 contoh puisi lama pantun, karmina, mantra, gurindam, syair, seloka dan talibun chairil anwar, amir hamzah maupun dari karya karya lainnya.
20 Contoh Puisi Lama Terbaru 2017 : Mantra, Pantun, Gurindam, Syair, Seloka dan Talibun

Pengertian Puisi Lama

Puisi lama sudah muncul sejak zaman dahulu dan sering digunakan dalam upacara upacara adat. Puisi lama adalah puisi yang memiliki aturan aturan dan mempunyai makna. Aturan dalam puisi lama berkaitan dengan keterikatannya pada:
  •     Jumlah kata dalam 1 baris
  •     Jumlah baris dalam 1 bait, dapat 2, 4, ataupun lebih
  •     Banyaknya suku kata
  •     Rima dan irama

Ciri Ciri Puisi Lama

Selain terikat pada sejumlah aturan, puisi lama juga terlihat dari ciri-cirinya. Ciri ciri puisi lama antara lain:
  •     Terlihat kaku, karena puisi lama sangat terikat dengan aturan di dalamnya
  •     Merupakan karya turun temurun dan tidak diketahui siapa pengarangnya
  •     Merupakan sastra lisan karena disampaikan dari mulut ke mulut

Ciri-Ciri Puisi Lama

  •     Tak pernah diketahui nama pengarang dari puisi tersebut.
  •     Penyampaiannya biasanya hasil dari mulut ke mulut, sehingga menjadi jenis sastra lisan.
  •     Mempunyai keterikatan terhadap aturan-aturan misalnya mengenai jumlah baris tiap bait,             jumlah suku kata ataupun rima.

    Jenis-jenis puisi lama

  •     Pantun
  •     Karmina
  •     Mantra
  •     Gurindam
  •     Syair
  •     Seloka
  •     Talibun

Contoh Puisi lama

Berikut adalah 20 contoh puisi lama dan contoh puisi baru chairil anwar, amir hamzah maupun karya lainnya
pantun, karmina, mantra, gurindam syair, seloka dan talibun

Contoh Pantun

Pertama yaitu 3 contoh puisi lama pantun
1. Burung merpati burung dara
Terbang menuju angkasa luas
Hati siapa takkan gembira
Karena aku telah naik kelas.
2. Asam kandis asam gelugur
Ketiga asam si riang-riang
Menangis mayat di pintu kubur
Teringat badan tidak sembahyang.
3. Jika ada mawar di padang
Kupetik ditengah malam
Wahai putri berwajah terang
Cintamu Membuatku Tenggelam

Contoh Karmina

Berikutnya yaitu 3 contoh puisi lama karmina
1. Lukamu adalah lukaku, Ditahan di Dalam Kalbu
Tetaplah maju, meski tak tahu yang dituju
2. Burung perkutut terbang melayang
 Abang kentut tidak bilang-bilang
3. Satu dua tiga empat
Kakek tua pakai tongkat

Contoh Mantra

 Ketiga yaitu 3 contoh puisi lama mantra
1. Manunggaling Kawula Gusti
Ya Murubing Bumi
Sirku Sir Sang Hyang Widi
Kinasih kang asih
2. Sihir lontar pinang lontar
Terletak di ujung bumi
Setan buta jembalang tua
Aku sapa tidak berbunyi
3. Assalamu’alaikum putry satulung besar
Yang beralun beriling simayang
Mari kecil, kemari
Aku menyanggul rambutmu
Aku membawa sadap gading
Aku membasuh mukamu
Contoh Gurindam
 Yang berikutnya yaitu 3 contoh puisi lama gurindam
1. Kurang pikir kurang siasat (a)
Tentu dirimu akan tersesat (a)
Barang siapa tinggalkan sembahyang ( b )
Bagai rumah tiada bertiang ( b )
Jika suami tiada berhati lurus ( c )
Istri pun kelak menjadi kurus ( c )
2. Barang siapa tiada memegang agama
Sekali-kali tiada boleh dibilangkan nama
3. Tahu pekerjaan tidak baik, tetapi dikerjakan
Bukannya manusia, itulah setan.

Contoh Syair

 Berikutnya yaitu 2 contoh puisi lama syair
1. Pada zaman dahulu kala (a)
Tersebutlah sebuah cerita (a)
Sebuah kerajaan yang aman sentosa (a)
Dipimpin sang raja nan bijaksana (a)
2. Paras elok amat sempurna (a)
Petak majelis bijak laksana (a)
Memberi hati bimbang gulana (a)
Kasih kepadanya mulia dan hina. (a)
Contoh Seloka
3 contoh puisi lama seloka
1. Sudah bertemu kasih sayang
Duduk termangu malam siang
Hingga setampak tiada renggang
Tulang sendi habis terguncang
2. Nafas Kambing di Padang Senja
Dibawa gerobak buntung
Sungguh indah pandangan syurga
Wahai engkau wanita berkerudung
3. Warna merah menghias buku
Indah nian kian kupandang
Anak kecil menangis sendu
Seharian ia tak makan

Contoh Talibun

berikut adalah 2 contoh puisi lama talibun
1. Jauh dimata Jangan di Pandang
Jauh Dihati jangan di Sakiti
Jauh DI badan jangan di sentuh
Kalau dosa terus di tambang
Walau mati itu pasti
Tanda hatimu rapuh
Itulah beberapa contoh puisi lama yang bisa kamu gunakan untuk referensi pekerjaan rumah. Kamu juga bisa mengembangkan sesuai daya kreativitas kamu dengan tetap mengikuti aturan yang ada pada masing masing jenis puisi lama tersebut.
Semoga artikel ini bermanfat.
2. Penakik pisau seraut
Ambil alah batang lintabung
Selodang ambilkan niru
Yang setetes jadikan laut
Alam terkembang jadikan gunung

Contoh Puisi

Berikut adalah contoh terkenal karya chairil anwar dan amir hamzah
AKU
Karya: Chairil Anwar
Kalau sampai waktuku
‘Ku mau tak seorang ‘kan merayu
Tidak juga kau
Tak perlu sedu sedan itu
Aku ini binatang jalang
Dari kumpulannya terbuang
Biar peluru menembus kulitku
Aku tetap meradang menerjang
Luka dan bisa kubawa berlari
Berlari
Hingga hilang pedih perih
Dan akan lebih tidak peduli
Aku mau hidup seribu tahun lagi
 Derai-derai Cemara
 
Karya: Chairil Anwar
Cemara menderai sampai jauh
terasa hari akan jadi malam
ada beberapa dahan di tingkap merapuh
dipukul angin yang terpendam
Aku sekarang orangnya bisa tahan
sudah berapa waktu bukan kanak lagi
tapi dulu memang ada suatu bahan
yang bukan dasar perhitungan kini
Hidup hanya menunda kekalahan
tambah terasing dari cinta sekolah rendah
dan tahu, ada yang tetap tidak diucapkan
sebelum pada akhirnya kita menyerah
PADAMU JUA
Karya Amir hamzah
Habis kikis
Segala cintaku hilang terbang
Pulang kembali aku pada-Mu
Seperti dahulu
Kaulah kandil kemerlap
Pelita jendela di malam gelap
Melambai pulang perlahan
Sabar, setia selalu
Satu kekasihku
Aku manusia
Rindu rasa
Rindu rupa
Dimana engkau
Rupa tiada
Suara sayup
Hanya merangkai hati
Engkau cemburu
Engkau ganas
Mangsa aku dalam cakarmu
Bertukar dengan lepas
Nanar aku gila sasar
Sayang berulang padamu jua
Engkau pelik menarik ingin
Serupa dara dibalik tirai
Kasihmu sunyi
Menunggu seorang diri
Lalu waktu – bukan giliranku
Mati hati – bukan kawanku… 
Gambar Gravatar
Blogger yang ingin berbagi kepada semua orang ~~ IG : refsananda ~~ (STKIP Pasundan Cimahi "15)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *